Jam yang biasa aku kenakan di pergelangan tangan kanan ngga aku pake lagi. Bukan atas keinginanku, tapi instruksi dari para senior. Anting-anting juga. Alesannya, takut ilang. Sudahlah, nurut sajahhhh. Jadi ngga tau jam brapa deh. Tapi, senior sudah menginstruksikan untuk segera berkumpul di lapangan apel utama. Lapangan apel yang setiap hari digunakan mahasiswa untuk apel. Berbeda dengan lapangan apel kami para calon mahasiswa. Jadi, pada saat melihat lapangan apel yang satu ini berasa beda, lebih besar. Sekelilingnya ada pohon palem. Di depan bagian tengah-tengah, menjulang tiang bendera yang mengibarkan Sangsaka Merah Putih. Wuihhh....,kesan pertama.
Sebelah kanan barisanku, sejajar dengan barisan angkatan, berderet para senior. Gagah dan cantik, rapi semuanya. Bagian depan, kulihat banyak pejabat. Pembukaan yang berbeda dari kemarin. Yang ini lebih lengkap dan banyak orangnya. Sedangkan di belakang kami, kulihat tim medis yang terdiri dari senior dan dokter serta perawat sudah stand by. Upacara pembukaanpun dimulai. Sudah 10 menit, 20 menit, 30 menit, 45 menit... Tiba-tiba pandanganku gelap. Kunang-kunang... "Apa ini yang namanya mau pingsan ya? Kenapa gini ya. Seumur-umur mundur dari upacara gara-gara sakit cuma pas SD, itupun cuma sekali. Dan aku termasuk golongan anak yang kuat kalo upacara.Uhhh" Aku tahan saja. Tapi, berdiri di tengah teriknya matahari dengan kemeja putih dan rok panjang hitam itu rasanya sesuatu banget. Mana posisi badan ngga boleh bergerak-gerak dan pakai pantofel. Haduuhhh.... makin pening dan gelap. Akhirnya kuputuskan untuk keluar dari barisan. Seorang senior siap menjemputku dan mengantarkan ke tim medis. Sejenak aku beristirahat. Ternyata selain aku, ada lagi teman cewek yang hampir pingsan juga. Ngga tau namanya, belum kenal (*apatis). Tim medis sesekali bertanya tentangku. Asal dari mana, SMA mana, kenapa bisa pusing, dll. Sekedar membuat rileks aku. Setengah gelas air mineral kuminum. Tim medis melihatku sudah kembali bugar dan menyuruhku untuk bergabung ke dalam barisan.
Senior : Dek, upacaranya uda mau selesai. Adek gabung aja ya. Kan ngga seru tuh kalo ngga disalamin sama para pejabat. *sambil senyum
Aku+temanku : Iya.. *berjalan menuju barisan
Upacara selesai. Para pejabat dan senior menyalami kami. Panggilan kami sekarang adalah calon mahasiswa (cama) bagi cowok dan calon mahasiswi (cami) bagi cewek. Prosesi salaman selesai. Semua bubar entah kemana.