Liburan akhir tahun 2013 saya memutuskan untuk liburan bersama keluarga ke Malang. Dengan menggunakan mobil pribadi, innova, perjalanan dimulai. Perjalanan tidak langsung menuju ke Malang, melainkan mampir terlebih dahulu ke Jombang untuk singgah di rumah om dan bersama-sama berangkat ke Malang. Saya, kedua orang tua, dan satu orang sopir akhirnya tiba juga di rumah om sekitar tengah malam. Keesokan harinya, kami bersama-sama menuju Malang dengan menggunakan dua mobil. Sampai di Malang, kami menuju ke stasiun Malang untuk menjemput mas beserta istri dan anaknya yang masih umur 2 tahun kurang. Perjalanan dari rumah ke Malang memang cukup jauh, sekitar 9 jam, jadi mas memutuskan untuk naik kereta api karena kuatir akan kondisi fisik anaknya. Setelah kami berkumpul semua, mobil dipacu ke arah Batu, Malang.
Tiba di villa, kami disambut oleh penjaga villa. Villa yang kami sewa termasuk ukuran besar dengan 3 kamar tidur, 3 kamar mandi dengan heater, 1 kamar sopir. Terdapat 1 dapur yang luas dengan fasilitas kompor gas dan peralatan memasak lengkap. Ada TV, VCD player, sound, mic, kulkas, air galon, snack kripik, roti, selai, kopi, teh, gula. Lengkap. Villa ini sungguh nyamaaannnn sekali. Tarif per malamnya lebih mahal karena pick season, yaitu 1,5 juta per malam. Jika di hari biasa, hanya 750 ribu per malam. Saya dan mas sebagai penyelenggaran acara liburan keluarga ini, memutuskan untuk menginap selama 2 malam. Sebenarnya tarif ini termasuk murah, menurut saya. bayangkan saja dengan 2 malam menginap kita dapat fasilitas demikian lengkap. Dan villa ini bisa ditempati oleh 30 orang tanpa harus berdempet-dempetan. Kami rehat sejenak sambil melihat-lihat sekeliling villa. Malamnya kami bersiap-siap menuju alun-alun Batu untuk makan malam dan menjemput tante beserta suami dan anaknya. Yak, malam ini 3 keluarga lengkap. Yeiyy..
Setelah berkumpul semua, inilah destinasi yang kami kunjungi:
1. Alun-alun Batu
Alun-alun Batu merupakan salah satu kawasan kuliner, berkumpul, dan bermain. Di dalam alun-alun terdapat beberapa lampion dan tempat duduk. Tempatnya asyik. Pas buat kongkow2.
Alun-alun Batu merupakan salah satu kawasan kuliner, berkumpul, dan bermain. Di dalam alun-alun terdapat beberapa lampion dan tempat duduk. Tempatnya asyik. Pas buat kongkow2.
2. Museum Satwa
Replika rangka dinosaurus
Gerbang ke museum insectarium
Museum satwa ini berisi berbagai macam hewan yang dikeringkan atau diawetkan. Terdapat beragam species yang dipamerkan. Dari unggas, binantang buas, insekta, ikan, buaya, dan masih banyaaak lagi ragamnya. Museum ini dikemas dengan tata cahaya yang baik dan konsep yang menarik sehingga pengunjungpun akan termanjakan. Banyak pengetahuan yang bisa kita dapat. Museum ini cocok untuk segala umur.
Nah ini salah satu contoh hewan yang diawetkan. Itu hewan yang diambil bagian dalam tubuh dan diawetkan dengan teknik-teknik tertentu. Jadi, yang kita lihat asli bagian dari hewan.
3. Batu Secret Zoo
Nah kalo Museum satwa menampilkan macam-macam hewan yang diawetkan, Batu Secret Zoo menampilkan beragam hewan hidup. Macamnya buayaaaakkk sekali. Bahkan jenis hewan yang belum pernah saya lihat sebelumnya, dapat saya saksikan di sini. Dibandingkan dengan kebun binatang Ragunan, Batu Secret Zoo menurut saya lebih banyak koleksi satwanya. Konsep kebun binatang juga menarik. Hanya saja luasnya yang lebih kecil dari Ragunan sehingga pepohonan tidak terlalu banyak. But, its so cozy kok. Dan tentunya tetep dingin jadi ngga kegerahan. Untuk tiket masuk sebesar Rp 150.000/orang dengan paket museum satwa dan Batu Secret Zoo. Oh iya, bagi yang mencari penginapan dengan konsep zoo, bisa juga memilih Pohon Inn. Sebuah hotel yang berada di dalam kawasan Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Jadi kalo nginep di Pohon Inn, malem-malem bisa denger suara para hewan. Hihihiii, seru yah. Awalnya ingin nginep di sini, tapi apa daya uda full book.
4. Batu Night Spectacular
Batu Night Spectacular atau yang sering disebut dengan BNS, tentunya banyak yang sudah pernah dengar. Yes, akhirnya saya berkesempatan ke sini. Tiket masuknya kalo ngga salah sebesar 20 ribu per orang. Pertama kali masuk, suasananya seperti perpaduan pasar malam dan dufan. Jadi, banyak permainan-permainan yang membutuhkan adrenalin, versinya lebih kecil, dan bukanya sore hingga malam. Jadi ya kayak dufan mini di malam hari. Cool...,susananya adem plus lampunya bikin tambah menarik. Di dalam kawasan BNS ini, kita bisa masuk ke taman lapion dengan membayar 12.500 (kalo ngga salah). Kerennn.... wajib didatengin. Buat yang bawa anak-anak kecil ato oma plus opa-opa, jangan kuatir kecapekan karena di sini banyak disediain bangku-bangku. Yang perlu diingat, pake jaket yah.
Wahana permainan, rata-rata dibanderol dengan harga 15-20 ribuan per orang
Pertama kali masuk ke taman lampion, akan disuguhi gerbang "Lampion Garden"
Sebenernya masih banyak foto yang saya punya, tapi kalau saya tampilkan semua entar yang liat malah jadi eneg. hhahaa.
5. Pia Mangkok
Baru pertama kali denger pia mangkok. Kalau bukan gara-gara titipan temen mba, pasti ngga akan pernah ke tempat ini. Dan yang unbelievable, tanpa searching di google dan nanya-nanya, ehhhh...otw ke stasiun Malang malah liat ada toko ini. Dan katanya ini satu-satunya yang jual pia mangkok. Masa?Entahlah. Emm..rasanya menurut saya biasa saja.
6. Bakso Cak Toha
Namanya sih Bakso Cak Toha, tapi menurut saya ini adalah bakwan Malang :|Haduh jadi ngiler.
Enaaaakkkk....,tapi lumayan mahal.
Lihat aja daftar harganya, jadi dihitungnya per satuan. Hahahahhaa. Tapi enak dan ngga kapok. Tempatnya ada di depan toko bakpia mangkok.
7. Rujak cingur
Kalo denger kata Jawa Timur, pasti yang terbayangkan adalah kuliner rujak cingur. Yup, satu hal yang tidak terlewat untuk saya makan.
Kalau sepintas dilihat cuma kayak gado-gado, tetapi sebenarnya rasanya agak beda. Bumbu kacangnya lebih halus dan kental dan yang pasti ada cingur-nya. Hemmm...yummy...
8. Tempat oleh-oleh
Untuk beli oleh-oleh khas Malang sebenernya tidak sulit. Karena banyak toko maupun kios yang menjajakan oleh-oleh makanan khas Malang seperti kripik buah. Dan...ibu saya membeli oleh-oleh kripik buanyaaak karena akan dibagikan ke sanak saudara. Innova yang hanya ditempangi 4 orang akhirnya penuh :| . Baris belakang mobil uda penuh dengan oleh-oleh dan barang bawaan kami sampai-sampai pak sopir tidak bisa melihat belakang jika menggunakan kaca tengah. Hahahahahaa...
Okay, sekian dulu dari saya. Malang memang kota adem yang bikin hati adem juga.
See you on the next holiday...
~ca~


