Ketika
kita berbicara mengenai kedewasaan, yang ada di benak saya tentunya bukanlah
hanya kaitannya dengan umur. Saya pikir, kedewasaan lebih ke arah pola pikir
seseorang. Bagaimana dia merencanakan jalan hidupnya, bagaimana dia menentukan
jalurnya secara jangka panjang. Yang dia pikirkan adalah "nanti
bagaimana". Dan ungkapan yang sebetulnya paling saya tidak suka adalah
"let it flow". Ungkapan yang menurut saya hanya sebuah tameng untuk
menutupi ketidaktahuan arah hidupnya. Yah..walaupun saya kadang juga
menggunakan kalimat itu, padahal hanya untuk menutupi rencana hidup saya ke
orang lain karena tidak semua hal perlu saya sampaikan ke orang lain. Atau
mungkin, orang yang menggunakan kalimat tersebut juga sama halnya dengan saya
ya?Hanya untuk menutupi saja.
Kembali
ke masalah dewasa yang tidak selalu ditentukan oleh umur, ada satu tahapan yang
saya yakin semua orang juga sering mengalaminya. Masalah. Ya, ketika menghadapi
masalah saat itulah proses pendewasaan seseorang sedang berjalan. Dengan
masalah tersebut, manusia diijinkan untuk berpikir dan lebih merenung mengenai
flow bagaimana masalah itu muncul hingga ada solusi. Masalah memberikan banyak
pelajaran dan tentunya butuh analisis yang nanti dapat mengantarkan seseorang
untuk dapat mengatasinya dan tidak mengulang kesalahan yang sama hingga masalah
muncul.
Ragam
masalah tentunya sangat bermacam-macam dan juga menimpa segala jenjang usia,
dari bayi hingga orang tua. Bayi mengalami masalah ketika dia belum dapat
berjalan sendiri, berbicara, serta melakukan aktivitas sendiri yang akhirnya
membawanya secara naluri untuk belajar melakukan hal tersebut. Anak ABG
mengalami masalah persahabatan, pendidikan, dan percintaan. Orang tua mengalami
masalah keuangan, keluarga, dan lain sebagainya. Yang jelas, masalah tidak memandang
usia. Dan yang paling penting, definisi masalah yang saya jabarkan di sini
lebih kepada hal-hal yang membuat kita tidak nyaman dan perlu suatu
penyelesaian (bukan definisi secara ilmiah seperti di penulisan ilmiah).
Pada
intinya, dari masalah kita menjadi lebih belajar, lebih bijak, dan akhirnya
menjadi batu loncatan kita untuk satu langkah lagi menuju pendewasaan. Termasuk
cinta.. :)
2 comments:
Banyak orang menyalahkan lingkungan sebagai penyebab masalah baginya, namun dia tidak menyadari bahwa sesungguhnya masalah ada pada dirinya. Masalah memang tidak dapat dihindari, harus dihadapi dan hasilnya akan bergantung bagaimana diri kita menyikapi masalah tersebut.. (ba)
Yup, intinya memang ke diri sendiri. Oleh karena itu, hasilnya pun akan kembali ke diri sendiri dan salah satunya adalah pendewasaan.. :)
Post a Comment